Sumur bor dan pompa air yang dirawat dengan baik bisa bertahan bertahun-tahun tanpa masalah berarti. Berikut kebiasaan sederhana yang bisa memperpanjang usia pakainya.
Jangan biarkan pompa bekerja kering
Pompa yang bekerja tanpa air (misalnya saat tandon atau sumur kosong) adalah penyebab paling umum motor cepat rusak. Pasang panel otomatis dengan sensor level untuk mencegah kondisi ini terjadi tanpa perlu diawasi manual setiap hari.
Cek dan bersihkan tandon secara berkala
Kotoran dan kerak yang menumpuk di tandon bisa memengaruhi kualitas air dan kinerja pompa. Bersihkan tandon setidaknya setiap 6 bulan sekali, lebih sering jika air terlihat mulai keruh.
Perhatikan suara dan getaran pompa
Suara atau getaran yang tidak biasa adalah sinyal awal komponen mulai aus. Jangan tunggu sampai pompa mati total, periksa lebih awal saat gejala ini pertama kali muncul.
Jangan modifikasi sambungan pipa sendiri
Menambah sambungan pipa atau titik air baru tanpa mempertimbangkan kapasitas pompa yang ada bisa membuat tekanan air melemah di semua titik. Konsultasikan dulu sebelum menambah titik air baru.
Jadwalkan servis berkala
Servis berkala setiap 6 sampai 12 bulan membantu mendeteksi masalah kecil, seperti kapasitor yang mulai aus atau sambungan pipa yang mulai bocor, sebelum berkembang jadi kerusakan besar.
Catat spesifikasi sumur dan pompa Anda
Simpan dokumen kedalaman sumur dan spesifikasi pompa yang diberikan saat instalasi. Informasi ini sangat membantu teknisi mendiagnosa masalah lebih cepat kalau suatu saat dibutuhkan servis atau perdalam sumur.
Kalau Anda ingin evaluasi kondisi sumur dan pompa air di rumah, kami bisa membantu pengecekan menyeluruh sebagai bagian dari survei gratis.
